
Tanjung Jabung Timur (man2tjt)_ Kelompok Kerja Kepala Madrasah(KKM) Nipah Panjang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta pada Senin (15/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula MTsN 1 Tanjung Jabung Timur, menghadirkan salah satu praktisi pendidikan sekaligus pemateri, Suty Harningsih, yang membawa perspektif mendalam mengenai esensi mendidik dengan hati.
Dalam pemaparannya yang interaktif dan penuh kehangatan, Suty Harningsih menekankan bahwa pendekatan spiritualitas merupakan pondasi utama dalam menciptakan ekosistem madrasah yang nyaman bagi siswa. Menurutnya, kurikulum tidak boleh hanya dikejar sebagai tumpukan target administratif, melainkan harus dijiwai oleh rasa kasih sayang yang tulus dari pendidik kepada peserta didik.
"Cinta adalah inti dari segala ajaran spiritual," ujar Suty Harningsih di hadapan puluhan guru dan tenaga kependidikan yang hadir sebagai peserta.
Beliau menjelaskan lebih lanjut bahwa ketika seorang pendidik mengajar dengan landasan kasih yang tulus, maka nilai-nilai karakter, moral, dan spiritual akan lebih mudah diserap oleh para siswa tanpa adanya paksaan. Hubungan yang harmonis antara guru dan murid dinilai menjadi kunci utama untuk membuka potensi terbaik anak, baik dalam bidang akademik maupun pembentukan akhlak.
Kepala MAN 2 Tanjung Jabung Timur, Nuraziza, menyambut baik gagasan ini.
“Berharap, pasca-pelaksanaan Bimtek ini, para guru dapat langsung menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran berbasis cinta dalam proses belajar-mengajar sehari-hari. Langkah ini juga dinilai sangat relevan dengan upaya peningkatan kompetensi digital dan inovasi pengajaran yang humanis di lingkungan MAN 2” ujarnya.
Kegiatan Bimtek yang berlangsung dari pagi hingga sore hari ini berjalan dengan lancar dan ditutup dengan sesi diskusi kelompok, di mana para peserta merumuskan rencana aksi nyata pengajaran berbasis cinta untuk tahun ajaran baru.
Humas MAN 2 Tanjung Jabung Timur
|
20x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Timur dan Sekitarnya
Memuat tanggal...